Kuat Lihat Foto Maria Selena?"Klik disini"

Juventus Mercato; antara Ikhtisar Laba Rugi dan Si Kuping Besar

Advertisement
Juventus Mercato - Tanggal 31 Agustus. Ada 2 jenis perusahaan yang berkepentingan dengan tanggal tersebut. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan, seperti perbankan, dan klub sepakbola di daratan Eropa.

Seperti halnya para manager bank yang dituntut memenuhi target, para manager dan direktur teknis atau apapun istilahnya bagi yang bertanggung jawab atas kebijakan transfer pemain, juga dikejar target oleh manajemen klub.

Juventus

Akhir bulan merupakan saat-saat 'genting' (mungkin terdengar lebay) bagi kedua manager tersebut. Manager bank dituntut memenuhi target funding, lending, rasio NPL, target laba dan istilah-istilah njlimet lainnya.

Sedangkan para manager tim di Benua Biru bertanggung jawab memenuhi target pembelian pemain yang diharapkan akan memenuhi kebutuhan tim, kepentingan taktikal dan bisnis, serta menjual pemain yang dianggap tidak bisa berkontribusi besar bagi tim.

Tak terkecuali bagi raksasa Italia, Juventus. Raihan 5 scudetto dalam 5 musim terakhir bukanlah hal yang terlalu bisa dibanggakan. Di level domestik, memang iya. Itu capaian luar biasa. Tapi di Eropa? Raihan terbaik hanya menjadi finalis Liga Champions musim 2014-2015. Kekalahan 1-3 dari Barcelona membuat Juve gagal menghapus dahaga 20 tahun penantian untuk menggenggam Si Kuping Besar, julukan trofi Liga Champions.

Target utama Bianconeri -julukan Juve- musim ini adalah trofi Liga Champions. Untuk merealisasikan hal itu, Beppe Marotta, orang yang paling bertanggung jawab atas kebijakan transfer pemain, berhasil mendaratkan nama-nama besar. Para pemain ini diharapkan bisa mewujudkan mimpi yang belum jadi kenyataan selama 20 tahun itu.

Marko Pjaca

Dani Alves didapatkan secara gratis dari Barcelona. Mendaratkan Mehdi Benatia dengan opsi peminjaman dari Bayern Muenchen. Akuisisi winger potensial dari negeri Balkan, Marko Pjaca. Kemudian dua 'aksi pembajakan' Miralem Pjanic dan Gonzalo Higuain dari seteru lokal, AS Roma dan Napoli.

Berikut daftar transfer Juventus musim 2016-2017 yang dirangkum tim raden.id dari berbagai sumber:

PEMBELIAN
Nama Klub Asal Harga  (dalam juta Euro)
Mario Lemina Marseille
9,5 
Miralem PjanicAS Roma
32 
R Mandragora Genoa
Marko PjacaDinamo Zagreb
23 
Gonzalo Higuain Napoli
90 
Mehdi BenatiaBayern Munchen
3,5 (loan fee)
Juan CuadradoChelsea
5  (loan fee)
Dani AlvesBarcelona
0 (free)

Nama-nama yang menghiasi daftar di atas hampir semua adalah nama yang familiar di telinga kita. Mungkin hanya Mandragora dan Pjaca yang jarang didengar. Selebihnya merupakan nama besar yang mempunyai kapabilitas dan skill yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan dan kedalaman skuad Juventus.

PENJUALAN
NamaKlub TujuanHarga  (dalam juta Euro)
Alvaro MorataReal Madrid
30
M BuchelEmpoli
1,2
GabrielLeganes
1
V FiorilloPescara
1
Simone PadoinCagliari
0,6
Paul PogbaManchester United
105
Mauricio IslaCagliari
4,5
Roberto PereyraWatford
13
H MagnussonBristol City
2,5
SchiavoneCesena
0,4
Dalam daftar lego Juve, Pogba, Morata dan Pereyra menyumbang dana terbanyak dalam total penjualan. Total, dati tiga pemain ini, Juve mendapatkan dana segar sebesar 148 juta Euro.

Dari daftar di atas, Juve harus mengeluarkan kocek hingga 169 juta Euro untuk memperkuat skuad. Sedangkan dari hasil penjualan, Bianconeri mengantongi 159,2 juta Euro. Sehingga dari bursa transfer musim panas ini, net spending Juve sebesar 9,8 juta Euro.

Jika dilihat dari kacamata bisnis atau laba-rugi, jelas Juve secara hitung-hitungan kalah dalam pasar pemain kali ini. Angka 9,8 juta Euro ini bisa dianggap sebagai angka kerugian dari transaksi jual beli pemain.

Tapi, apakah hanya itu yang bisa dilihat dan dinilai?

Tidak.

Skuad Utama Juventus

Pembelian Juve di bursa transfer musim panas ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas tim dan kedalaman skuad untuk meraih target utama: trofi Liga Champions. Jika kita lihat gambar di atas, skuad Juve bisa dibagi menjadi 2 tanpa mengurangi kualitas. Bahkan dengan skuad B-pun, Juve masih sangat mampu bersaing di liga domestik.

Kepergian Paul Pogba dan Alvaro Morata ke klub asal mereka dulu, Manchester United dan Real Madrid, bermakna ganda bagi Juve.

Pertama, dari hasil dua penjualan Pogba dan Morata, Juve berhasil mengantongi 135 juta Euro. Padahal ketika keduanya datang ke Turin, Juve hanya perlu mengeluarkan 800 ribu Euro untuk Pogba dan 20 juta Euro untuk Morata. Itu berarti Juve menang banyak. Lebih dari 124 juta Euro.

Kedua, kehilangan dua pemain kunci itu justru digantikan oleh pemain yang tidak kalah berkualitas. Miralem Pjanic dan Gonzalo Higuaian. Uniknya lagi, dua pemain kelas A ini dibajak dari 2 rival Juve di liga domestik.

Pjanic dan Higuain

Kedatangan Pjanic dan Higuain ini guna semakin mempertajam lini serang Juve. Tidak hanya untuk kembali mendominasi Serie A, tetapi juga guna menjadi penantang serius peraih trofi Liga Champions Eropa.

Sudah lebih dari 20 tahun, rak trofi Juve tidak ditambahkan trofi turnamen paling bergengsi di Benua Biru ini. Kali terakhir Juve juara Eropa kala Marko Pjaca, rekrutan baru Juve, masih belajar merangkak.

Mentalitas juara a la Dani Alves, 'kerakusan' Higuain di depan gawang, servis Pjanic, kecepatan Pjaca serta ketangguhan Benatia plus kecerdikan Max Allegri diharapkan menjadi katalisator guna meraih mimpi mengangkangi Eropa.

Mampukah? Semoga.

Baca juga: Jadwal Juventus di Liga Champions 2016

Advertisement

BAGIKAN:

+1