Live Streaming Arsenal vs Stoke?"Klik disini"

Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

Advertisement
PERAN AYAH DALAM POLA ASUH - Perubahan zaman begitu cepat. Puluhan tahun lalu, mengasuh dan mendidik anak dianggap sebagai urusan bunda semata, sedangkan ayah bertugas mencari nafkah saja. Apakah peran ayah dalam mengasuh anak otomatis diabaikan?
Peran Ayah dalam Pola Asuh

Ini bukan berarti ayah tidak berperan dalam pengasuhan buah hati, tetapi biasanya perannya sedikit sekali. Jauh bila dibandingkan dengan peran bunda yang dominan. Namun, tidak demikian sekarang. Ayah mempunyai peran yang begitu besar dalam menemani proses tumbuh kembang buah hati.

Begitu banyak manfaat bagi si buah hati jika peran ayah dalam pola asuh dimaksimalkan. Dalam beberapa penelitian telah didapatkan kesimpulan bahwa ayah yang terlibat langsung dalam pengasuhan anak memberikan dampak positif bagi anaknya.

Kehadiran ayah memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir, pencapaian akademik perilaku positif dan keterampilan sosial anak.

Peran Ayah dalam Pola Asuh

Saat ayah mengajak si buah hati melakukan permainan fisik yang menguras energi namun tetap edukatif, seperti bermain bola atau petak umpet, anak akan belajar bagaimana mengatur perasaan dan perilaku mereka.

Dibandingkan bunda, ayah cenderung lebih tega dalam membiarkan anak mengalami dan merasakan konsekuensi dari perbuatan mereka. Pada akhirnya, anak menjadi terlatih dalam menghadapi berbagai konsekuensi dari tindakannya.

Dikutip dari buku panduan The Importance of Fathers in the healthy Development of Children, balita yang diasuh secara aktif oleh ayahnya memiliki kesiapan akademik yang lebih baik saat masuk sekolah. Mereka lebih sabar dan mampu menghadapi stres terkait berbagai kegiatan di sekolah.

Secara akademis pun, anak yang dekat dengan ayahnya cenderung memiliki IQ lebih tinggi dan sigap dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi sehingga akan lebih mudah mencapai prestasi akademis.

PERAN AYAH BAGI ANAK LELAKI

Anak lelaki cenderung meniru segala perilaku ayahnya yang mereka anggap baik. Akan muncul keinginan dalam dirinya agar kelak menjadi lelaki yang mempunyai kualitas positif seperti yang dimiliki ayahnya seperti sifat penyayang, sportif dan protektif.

Peran Ayah dalam Pola Asuh
  • Gaya Bicara
Saat anak mulai belajar bicara, sebetulnya proses identifikasi sudah dimulai lewat kata-kata. Anak tidak hanya mengikuti kata-kata sederhana yang dia mengerti, tetapi juga meliputi gaya bicara hingga gestur tubuh saat mengungkapkan sesuatu.
  • Perilaku
Selanjutnya, anak mulai mengidentifikasi ayah dalam bentuk perilaku dari keberanian, tanggung jawab hingga perlakuan terhadap orang sekitar. Untuk menumbuhkan jiwa keberanian, ayah bisa mengajaknya melakukan permainan yang menantang.

Untuk menumbuhkan jiwa yang penuh tanggung jawab, ayah bisa mencontohkan lewat tugas-tugas yang memang harus dilakukan seorang laki-laki dalam sebuah rumah tangga. Seperti membetulkan kran yang rusak atau memberikan kasih sayang pada anggota keluarga yang lain.
  • Kestabilan Emosi
Mayoritas laki-laki cenderung lebih menggunakan logika daripada perasaan. Sehingga, biasanya emosi anak laki-laki lebih stabil dari perempuan. Ini bisa terbentuk melalui kebersamaan antara ayah dan anak laki-lakinya. Dikarenakan ada banyak hal yang bisa dilihat seorang anak dari ayahnya, sebisa mungkin ayah menunjukkan nilai positif.
  • Pola Pikir
Menginjak usia yang semakin besar, anak tak lagi sekedar mengikuti apa yang dikatakan atau dilakukan oleh orang tuanya. Di sini, peran ayah untuk menanamkan pola pikir rasional kepada anak sangat dibutuhkan. pola pikir yang tidak hanya rasional, tetapi juga agar tidak mudah terbawa emosi dan lebih tegar ketika menghadapi suatu masalah.

PERAN AYAH BAGI ANAK PEREMPUAN

Berbeda dari anak laki-laki, anak perempuan cenderung lebih mengidentifikasikan dirinya degan sang bunda. Namun demikian, bukan berarti ayah tidak mempunyai peran sedikitpun dalam tumbuh kembang putrinya. Anak perempuan yang semasa kecil diasuh oleh ayah yang baik, lemah lembut dan penuh kasih sayang, saat dewasa cenderung mencari pasangan dengan kriteria serupa.

Peran Ayah dalam Pola Asuh
  • Perkembangan Emosi Terhadap Lawan Jenis
Jika seorang anak perempuan dekat dengan ayahnya, emosi sang anak cenderung lebih stabil saat dia berinteraksi dengan lawan jenisnya. Sang anak tidak akan terlalu malu namun juga tidak terlalu agresif.
  • Lebih Bisa Menjaga Diri
Sikap ayah yang menghormati para perempuan di rumah akan membuat anak terbiasa dihormati. kelak, ia akan bisa membedakan mana lelaki yang hormat kepada dirinya atau tidak. Untuk itu, sejak anak perempuan sudah mengenal ayah, mulailah hargai dan sayangi dia sebagai perempuan.

Pada akhirnya, dia tidak perlu mencari pengakuan dari lingkungan luar serta ajarkan tentang bagaimana cara ia menjaga diri.
  • Membantu Anak Mencari Pendamping Hidup
Ayah harus bisa memerankan sosok lelaki yang baik kepada anak perempuan melalui sikap hormat, tanggung jawab, dana keberanian. Dengan begitu, ia akan mengerti bahwa laki-laki sudah semestinya menunjukkan siap tersebut.
  • Anak Perempuan Menjadi Lebih Tegar
Hampir sama dengan anak laki-laki, anak perempuan yang dekat dengan ayahnya biasanya memiliki tingkat emosi yang stabil. Kondisi ini membuat anak tak cepat-cepat memainkan emosi, tetapi ia juga menyeimbangkan dengan akal sehat.

KETIADAAN PERAN AYAH

Bila peran ayah dalam masa pertumbuhan tidak bisa terpenuhi karena berbagai alasan, bunda bisa menghadirkan figur laki-laki pengganti. Figur itu bisa dari pihak keluarga atau orang luar. Namun satu hal perlu dipastikan, figur tersebut harus memberikan nilai-nilai positif bagi sang anak. Karena hal ini akan berpengaruh pada pertumbuhan karakter maupun mental sang anak.

Ketiadaan peran ayah ini bisa disebabkan beberapa hal. Antara lain karena ayah terlalu sibuk bekerja, ayah dan bunda bercerai, atau ayah meninggal dunia. Ketiadaan peran ini jika tidak segera dicarikan solusi, akan memberikan dampak negatif dalam perkembangan buah hati. Dampak negatif tersebut antara lain:
  • kondisi emosi anak menjadi tidak stabil,
  • prestasi akademis menurun,
  • kurang percaya diri,
  • muncul perilaku bermasalah, seperti berbohong, agresif dan pemberontak.
Luar biasa penting memang peran ayah dalam tumbuh kembang buah hati. Maka dari itu, bagi para ayah, sediakan waktu yang berkualitas untuk menjalin kedekatan dengan si buah hati.

Advertisement

BAGIKAN:

+1